pada pintu yang tidak terduga

  • 0

Aku fikir,

ada banyak cara Allah mengajarkan kita sabar dari segenap sisi kehidupan. Kadangkala pada sisi yang memang kita sedia maklum dan siap siaga untuknya - tidak begitu jarang pula pada pintu yang tidak kita sangkakan (atau tidakpun mengambil perhatian).

Sabar itu pada terus-menerus berbuat kebaikan walaupun pada hakikatnya hati kau sudah lama tidak tersentuh dengan kebaikan itu; dan iman itu tidak pula membasahinya.

Sabar itu pada teguh beramal walaupun hati kau sudah (berulang kali) nekad untuk berhenti kerana menurut kau, "Aku sudah tidak mampu untuk melaksanakannya."

Sabar itu pada tetap memberi komitmen menghadiri wasilah tarbiah dan hidup di tengah akhawat shalihah - walaupun kau tahu benar duduk berehat di rumah bersama keluarga itu lebih enak dan memberi damai pada jiwa.

Salaamun 'alaikum bima sobartum.
Salam sejahtera padamu atas kesabaranmu.

Kan berjuang itu bukan cuma manis-manis saja.